Cara Ternak Jangkrik Alam Dan Kalung Bagi Pemula

Cara Budidaya Jangkrik Alam Dan Kalung

Latar Belakang Jangkrik

Jangkrik adalah jenis serangga darat yang telah dibudidayakan secara komersial oleh masyarakat di Indonesia, utamanya di daerah Bali. Budidaya jangkrik berkembang pesat disebabkan sbb:

  1. Bisa dibudidayakan di tanah dan terbatas pada kepadatan stocking tinggi,
  2. Teknologi budidaya relatif mudah dikendalikan oleh masyarakat,
  3. Pemasaran relatif mudah dan
  4. Modal usaha yang dibutuhkan relatif rendah.

Cara Budidaya Jangkrik Alam Dan Kalung

Budidaya jangkrik bisa dilakukan di area indoor. Tetapi, jika Budidaya dikembangkan dalam skala massal, itu harus tetap memperhatikan tata ruang dan lingkungan sosial di sekitarnya, yang berarti bahwa area Budidaya dikembangkan sejalan dengan kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah daerah. Kegiatan budidaya jangkrik, baik pembibitan ataupun pembesaran bisa dilakukan dalam kotak kayu lapis berukuran 60 cm x 120 cm.

Jangkrik masih dianggap sebagai salah satu jenis hama tanaman sebab mereka sering merusak berbagai jenis tanaman di ladang atau di ladang, terutama tanaman muda atau bibit. Meski dianggap hama, jangkrik dicari oleh banyak orang untuk pakan ternak domestik, misalnya untuk burung bernyanyi (ocehan), ikan arwana, ikan oscar dan lainnya. Terlepas dari jumlah jangkrik yang dijual di pasar burung atau pasar unggas, mereka selalu terjual habis. Konon, jangkrik juga bisa digunakan untuk bahan obat.

Dengan meningkatnya permintaan jangkrik, bisnis ini jelas mempunyai prospek yang sangat bagus. Oleh sebab itu, pertanian jangkrik perlu dikembangkan dan dipromosikan. Bisnis jangkrik yang dikelola secara profesional tentunya dapat membawa keuntungan besar bagi petani. Selain membawa banyak manfaat finansial, bisnis ternak jangkrik juga bisa menjadi sarana untuk pelestarian lingkungan kita.

Jangkrik termasuk hewan malam yang biasanya hidup di sawah, perkebunan, dan di tempat-tempat terlindung lainnya seperti di bawah batu atau puing-puing dari cabang dan daun kering di hutan. Makanan utama untuk jangkrik adalah daun, umbi-umbian, dan sayuran yang tumbuh di ladang / tegalan, di semak-semak atau hutan yang merupakan habitat mereka untuk berkembang biak.


Jenis-Jenis Jangkrik

Lebih dari 100 jenis jangkrik di Indonesia. Spesies yang paling banyak dibudidayakan saat ini adalah Gryllus Mitratus dan Gryllus testaclus atau sering disebut jangkrik (genggong) dan jangkrik alami (seliring), untuk pakan ikan dan burung. Kedua jenis dapat dibedakan dari bentuk tubuh mereka, di mana wipositor Gryllus Mitratus lebih pendek dari yang Gryllus Mitratus memiliki garis putih di tepi sayap belakang, dan penampilan yang tenang.

  • Jangkrik Kalung (Genggong)

Spesies ini sebagian besar dibudidayakan di Jawa, secara fisik hitam, ada juga garis-garis kuning di bagian belakang.

  1. Periode pembesaran 25 hari dapat dipanen dan dijual ke agen.
  2. Fisik dan kurangnya daya tahan bila dibandingkan dengan jenis sel.
  3. Harga yang lebih murah digunakan untuk jenis kicau burung tertentu, makanan ikan, umpan memancing, bahan obat dan untuk pakan tokek (biasanya petani tokek lebih suka jenis kalung ini).
  4. Kandungan protein yang terkandung dalam jangkrik sangat tinggi dan bahkan melebihi kadar protein dalam udang atau makanan laut.
    ada berbagai macam konten baik dalam tubuh jangkrk kalung, adanya asam amino tinggi dan asam lemak omega-3 dan omega-6, protein tinggi. Jadi kriket sangat mungkin digunakan sebagai bahan baku berkualitas tinggi untuk makanan dan produk makanan unggas dan ikan. Kehadiran hormon steroid (estrogen, progesteron dan testosteron) dan protein kolagen, sehingga jangkrik kalung juga berpotensi digunakan sebagai bahan baku untuk industri farmasi dan kosmetik.
  • Jangkrik Alam (Seliring)

Spesies ini sebagian besar dibudidayakan di pulau Sumatra, doft secara fisik agak hitam dan hanya ada satu garis di punggungnya.

  1. 30-35 hari lebih lama periode pembesaran.
  2. Kegunaan untuk semua ocehan.
  3. Secara fisik lebih kuat dan gesit.
  4. Harganya 20% lebih mahal dari pada kalung kriket
  5. Jangkrik sangat mudah diproses, sehingga waktu yang dibutuhkan tidak terserap untuk keluarga tercinta, modal yang dibutuhkan dikatakan sangat murah, tidak perlu menyuap tas yang sangat mahal, mulai dari 1 juta hingga 5 juta rupiah.
  • Jangkrik Sontrang

Jangkrik ini mempunayi suara dan bentuk tubuh yang unik yang berbeda dari jangkrik lainnya, di mana jangkrik sering disebut sebagai Jangkrik kejeget.

  • Jangkrik Kalian

Jangkrik ini adalah jangkrik yang mempunyai ukuran tubuh terbesar dibandingkan jangkrik lainnya. Biasanya dalam pertandingan kriket, berbagai tempat yang digunakan diletakkan di atas pasir dengan arena khusus tanpa memakai bambu sebagai arena, dengan ukuran 30 cm x 10 cm.


Siklus Hidup Jangkrik

Tubuh jangkrik itu datar dan gelap, hampir seperti tanah, sehingga jangkrik nyaris tidak terlihat jika berada di atas tanah. Pada dasarnya, struktur tubuh beberapa jenis jangkrik adalah sama, meskipun ukuran jangkrik dewasa sangat bervariasi. Hampir semua jenis jangkrik memiliki antena yang kadang-kadang lebih panjang dari tubuh mereka, yaitu sepasang tentakel menyentuh yang terletak di kepala yang berfungsi untuk indera penciuman.


Makanan Jangkrik

5 butir nasi putih, sirebus kacang merah, bunga kamboja direbus (dikukus), bunga meduri, sebagai jangkrik dopping, perlu kita perhatikan beberapa jenis dopping, yaitu:

  1. Tawon yang berkelahi dihari kramat ( Kajeng Kliwon).
  2. Tawon yang berkelahi diambil dan dijadikan sadek.
  3. Semut megat jalan.
  4. Ular majuluk.
  5. Kelabang majuluk.
  6. Lindung pasing ( belut laut).
  7. Hati anjing.
  8. Hati bebek.
  9. Sadek yang paling kuat dipercaya oleh para pesabung. Yaitu sadek teli bulbul, yang di racik oleh janda yang menikah 3x.

Penempatan Jangkrik

Penempatan jangkrik Anda dengan jangkrik Penempatan biasa sama dengan memakai bunga yang terbuat dari bambu yang berventilasi sebagai pintu masuk dan keluar udara.


Kelebihan Dan Kekurangan Jangkrik

  • Kelebihan
  1. Tingginya permintaan pasar terhadap jangkrik dapat dilihat dari tingginya harga jangkrik di pasar.
  2. Masih mengimpor jangkrik di kota-kota besar, terutama jangkrik dari luar kota
  3. Harga rendah untuk pekerja dan bangunan di daerah pedesaan.
  4. Bagi orang Bali yang percaya pada nasihat (Mitos) tentang mendapatkan jangkrik yang baik tanpa pasangan membutuhkan beberapa cara dalam bentuk penawaran yang mempunyai peluang besar untuk memiliki kekuatan luar biasa dalam jangkrik itu sendiri.
  • Kekurangan
  1.  Jarak antara peluang penjualan yang tersedia
  2. Jumlah penjual jangkrik di pasar burung dan kios adalah nilai tambah disebabkan itu berarti penjualan masih mudah dalam pemasaran.
  3. Kurangnya pengembangan produk pakan berbasis Cricket telah menjadi wilayahnya sendiri.
  4. Ancaman dan penanggulangan Curah hujan adalah ancaman utama bagi semua jenis ternak, termasuk jangkrik.

Hama seperti cicak dan semut penting untuk dikhawatirkan sebab bisa mengurangi jumlah produksi. Untuk alasan ini, kami memitigasinya dari membuat buffer hingga memasang jebakan untuk mengurangi jumlah kerugian yang dihasilkan karena kemungkinan diserang oleh hama ini.
Hindari minyak, jeruk, dan semut.


Media Untuk Aduan

Sabung adalah media untuk tontonan dan hiburan masyarakat. sangat unik jika Anda melihat tidak hanya ayam, domba, anjing yang diadu tetapi jangkrik sebagai media.

Pertama, kebugaran fisik dan gigi diperhitungkan, disepakati oleh kedua belah pihak, jika jangkrik berlari atau mati, mereka dinyatakan kalah, dan fasilitas yang digunakan sangat sederhana, yaitu potongan bambu 30cm, yang disebut petulangan.

Baca Juga:

Sekian penjelasan artikel diatas tentang Cara Budidaya Jangkrik Alam Dan Kalung Bagi Pemula semoga dapat bermanfaat bagi kalian yang memiliki hoby atau untuk membudidayakan jangkrik. Sekian dan terimakasih telah ke Lahan.Co.Id. Selamat mencoba.