Blue Marlin Fish

Ikan Marlin

Ikan marlin termasuk ke dalam kategori “scomboid fish”, yang terdiri dari ± 5 species dan hidup di daerah yang bersuhu tropis di seluruh dunia, dikedalaman 400-500 meter dibawah permukaan laut dan mengadakan migrasi (ruaya) untuk bertelur. Daerah penyebaran dari ikan Marlin ini berada di perairan lepas pantai Indoesia terutama selat Sunda, barat Sumatera, selatan Jawa, selat Makasar, laut Flores, laut Banda, laut Maluku, laut Sulawesi, laut Sawu, dan selat Bali.


Badannya berbentuk cerutu dan panjangnya kira-kira 14,5 ft (4,5 meter) dan beratnya 1190 pounds (540 kg) untuk marlin terbesar yang pernah ditemukan. Ikan ini termasuk ikan perenang cepat, dan termasuk ikan pemakan daging atau karnivora (Abdiawan, 2008). Ikan marlin dengan berat diatas 100 kg hasil yang dapat diperoleh sekitar 40-50% dan berat dibawah 100 kg hasil yang diperoleh hanya sekitar 25-30% saja.


Blue Marlin Fish

Blue marlin adalah jenis ikan yang bermigrasi, biasanya ditemukan di lepas pantai di perairan biru tropis atau subtropis. Mereka dikenal karena membuat migrasi musiman reguler bergerak ke arah khatulistiwa di musim dingin dan lebih jauh di musim panas dengan beberapa migrasi yang mencakup seluruh Atlantik.


Swordfish (Xiphias gladius)

Swordfish

Todak (Xiphias gladius) atau adalah sejenis ikan laut yang rahang atas dan moncongnya memanjang berbentuk seperti pedang pipih dan kuat, berukuran hampir sepertiga panjang badan ikan tersebut. Tubuh ikan todak panjang membulat dapat mencapai 2 – 4,6 m dan dapat berbobot hingga 650 kg. Kulitnya licin tidak bersisik, bagian atas tubuhnya berwarna keunguan atau kebiruan dan bagian bawah tubuhnya keperakan. Banyak terdapat di perairan tropis dan perairan iklim sedang.


Artikel Terkait : Gambar Ikan Marlin


Ikan todak satu – satunya anggota famili Xiphiidae. Nama ilmiahnya berasal dari paruhnya yang panjang dan tajam menyerupai pedang (Latin gladius) atau tombak. Pedang tersebut bersama dengan bentuk tubuh yang melancip memungkinkan ikan todak menyibak air dengan mudah dan lincah. Berlawanan dengan kepercayaan, pedangnya itu tidak dipakai menombak, melainkan untuk memukul untuk melukai mangsanya, untuk membuat mangsa tersebut mudah ditangkap.


Untuk menangkap mangsanya, ikan todak sangat bergantung pada kecepatannya yang dapat mencapai 80 km/jam serta kelincahan dalam air. Ikan ini dijuluki ikan tercepat di laut. Satu penggunaan untuk pertahanan yang mungkin dari pedangnya adalah melindungi dirinya dari pemangsa alaminya yang sedikit. Hiu mako sirip-pendek adalah salah satu binatang laut jarang yang cukup besar dan cepat untuk mengejar dan membunuh seekor ikan todak, namun hiu itu tidak selalu menang. Terkadang saat berjuang melawan seekor hiu, seekor ikan todak dapat membunuh hiu tersebut dengan menusuknya di insang atau perut.


Todak betina lebih besar dari yang jantan, dengan jantan yang lebih berat dari 135 kg jarang ditemukan. Ikan todak betina dewasa pada umur 4-5 tahun di Pasifik barat-laut sementara jantan dewasa sekitar umur 3 sampai 4 tahun. Di Pasifik Utara, pemijahan berkelompok terjadi di air yang lebih hangat daripada 24 °C dari bulan Maret hingga Juli dan sepanjang tahun di Pasifik katulistiwa.


Ikan todak dewasa mencari makan yang berupa ikan pelagis seperti tuna kecil, lemadang, barakuda, dan ikan terbang, makarel, dan juga spesies bentik seperti hake dan rockfish. Jika ada, cumi-cumi juga mangsa yang penting. Ikan todak dewasa dianggap memiliki sedikit pemangsa, sedangkan ikan todak muda sangat rentan dimangsa oleh ikan pelagis besar.


Ikan todak bukan ikan yang hidup berkelompok. Mereka berenang sendirian dan dalam pengelompokan yang berjauhan, terpisah sekitar 10 meter dari ikan todak tetangganya. Mereka sering ditemukan berjemur di permukaan, mengudarakan sirip punggung pertamanya. Penumpang kapal melaporkan hal ini sebagai pemandangan indah, seperti lompatan kuatnya yang membuat spesies ini dikenal. Lompatan ini oleh beberapa peneliti dianggap untuk melepaskan hama, seperti remora atau lamprey.


Lompatan itu juga bisa menjadi cara ikan todak makan di permukaan dengan mengejutkan ikan kecil saat todak itu melompat dari air, membuat ikan kecil tersebut lebih mudah ditangkap untuk dimakan.Meskipun ikan todak termasuk hewan berdarah dingin, mereka mempunyai organ khusus dekat mata untuk menghangatkan mata dan juga otak mereka.


Artikel Terkait : Ikan Mola Air Tawar


Suhu 10 sampai 15 °C di atas suhu air sekitarnya telah diukur. Pemanasan mata meningkatkan penglihatannya, dan meningkatkan kemampuannya dalam menagkap mangsa. Dari lebih dari 25.000 spesies ikan bertulang sejati, hanya 22 yang diketahui mampu menghangatkan bagian tubuh tertentu di atas suhu air sekitarnya. Di antara ikan-ikan tersebut adalah ikan todak, marlin dan tuna.


Ikan todak makan setiap hari, seringkali pada malam hari saat mereka naik ke permukan dan air dekat permukaan untuk mencari ikan yang lebih kecil. Mereka telah diaamati bergerak melewati sekawanan ikan, menebaskan pedangnya untuk membunuh atau mengejutkan mangsanya. Di Atlantik Utara bagian barat, cumi-cumi merupakan makanannya yang populer. Ikan seperti menhaden, makerel, bluefish, silver hake, butterfish, dan hering juga merupakan makanan ikan todak.


Black Marlin (Makaira indica)

Black-Marlin

Ikan ini terdapat di Samudra Hindia dan menjadi buruan dalam kegiatan hobi olahraga memancing di Pelabuhan Ratu. Selain itu juga terdapat pada Samudra Pasifik. Berada pada air dengan suhu 15- 30 ° C serta jarang dijumpai pada perairan dingin. Ikan ini dapat dengan cepat diidentifikasi karena ini satu-satunya marlin yang memiliki sirip punggung yang kaku.


Sirip ini tidak bisa dilipat ke badannya. Garis punggungnya jarang sekali tampak jelas pada ikan dewasa. Punggungnya berwarna biru tua yang langsung berubah warna menjadi putih pada garis punggung. Jika sedang melompat atau sedang makan maka akan terlihat garis biru yang samar di sisinya.


Artikel Terkait : Ikan Kerapu


Makanannya terdiri dari sotong, makarel, bonito, ikan terbang.

Marlin hitam memiliki tenaga, ukuran dan ketangguhan yang menjadi tantangan pemancing. Ikan ini dikenal dengan kecepatan renangnya dan diikuti gerak menyelam yang dalam. Ikan terbesar yang pernah ditangkap beratnya mencapai 700 kilogram.


Ikan jenis ini suka bermigrasi pada periran hangat dengan kisaran suhu 15 – 30 ° C, seringkali berada dekat dengan pulau dan koral. Mereka berada pada kedalaman 0 – 915 m, dan sering berenang-renang pada kedalaman 30 m di perairan Indo-Pasific yaitu pada habitat perairan tropis dan subtropics. Ikan ini bermigrasi ke Samudra Atlantic dengan melalui Cape of Good Hope tetapi tidak ada tempat pemijahan yang menetap selama bermigrasi di Samudra Atlantic.


White Marlin (Tetrapturus albidus)

White-Marlin

Ikan ini tersebar di Samudra Atlantik, Teluk Meksiko dan Laut Karibia serta juga di Laut Tengah di Eropa. Ikan ini bisa bermigrasi ke perairan tropis. Dan kerap berada dekat dengan pantai. Ciri yang paling menonjol adalah sirip dorsal, pektoral dan ekornya berbentuk bulat bukan tajam. Sirip pektoralnya dapat dibengkokkan hingga rapat dengan tubuhnya.


Garis sisinya sangat jelas. Warna ikan ini lebih mendekati warna hijau dibandingkan marlin lainnya. Berat maksimum ikan ini mencapai 682 kilogram, dan yang terberat ditangkap di Iquique, Cili seberat 537 kilogram. Cucutnya paling panjang, lurus dan lebar. Hidup pada suhu 13 – 22 ° C. Ikan ini ditemukan di hampir semua perairan di permukaan bumi.


Ciri paling mudah adalah sungut tajam yang menyerupai pedang. Pedang ini digunakan untuk bertahan atau membunuh, menyerang mangsanya. Makannya seperti marlin lainnya berupa sotong, lumba-lumba, dan makarel.


Artikel Terkait : Tuna Sirip Biru


Punggungnya bisa berwarna coklat tua, perunggu, ungu metalik, biru keabu-abuan atau hitam sama sekali. Sisinya bisa gelap, dan bagian bawahnya putih. Ikan ini mudah takut oleh kedatangan kapal dan tingkahnya tidak menentu walau jarang sekali mereka menyerang kapal. Sungutnya kerap digunakan untuk memotong tali pancing.


Ikan marlin putih adalah jenis ikan pelagic daan oceanic, dapat ditemukan pada kedalaman laut 325 kaki (100 m). Spesies ini berhabitat pada perairan subtropics bersuhu 22°C dengan salinitas 35 – 37 ppt. kecepat berenang mencapai 8 – 37 km/jam. Ikan marlin putih memijah satu kali dalam setahun pada musim panas, ketika memijah mereka bermigrasi dari perairan subtropics.


Marlin putih mengumpulkan makan pada siang hari. Mereka sering beraggragate di dekat tepi antara badan air dengan suhu dan salinitas yang berbeda. Confluences ini menghasilkan upwellings yang kaya nutrisi, menggambar baitfish, dan dengan demikian daerah makan akan menguntungkan untuk marlin putih dan ikan predator lainnya.


Ada beberapa bukti bahwa marlin putih dapat setrum atau membunuh mangsanya dengan menusuk atau menyayat mereka. Tidak seperti ikan todak yang menggunakan teknik yang sama, sebagian besar mangsa dalam perut marlin putih muncul tanpa garis miring.


Hal ini menunjukkan bahwa marlin putih lebih sering menyalip mangsa dengan kecepatan daripada melukai lebih dulu. Mangsa marlin putih adalah cumi-cumi, Ikan bertulang, lumba-lumba, pelari biru, makarel, ikan terbang, dan bonito. Sebagian besar distribusi marlin putih bersamaan dengan tuna kuning dan blue marlin.


Artikel Terkait : Jenis Ikan Konsumsi


Blue Marlin (Makaira nigricans)

Blue-Marlin-Fish

Ikan ini hidup pada perairan hangat. Ikan ini tidak seperti marlin hitam dijumpai juga di Samudra Atlantik berada pada kawasan tropik dari samudra itu. Ikan ini tidak terdapat di kawasan perairan Pelabuhan Ratu. Ciri ikan ini adalah sirip pektoralnya tidak pernah kaku, bahkan ketika telah mati masih bisa dilipat ke dalam tubuhnya. Sirip dorsalnya tinggi dan tajam, tingginya lebih dari lebarnya tubuh ikan. Sirip ekornya besar dan berujung tajam. Ikan jenis ini termasuk petarung agresif yang kerap kali melompat ke udara, seakan-akan tidak kenal lelah. Mereka berenang dengan cepat dan kuat.


Marlin biru merupakan jenis ikan yang bermigrasi, biasanya ditemukan lepas pantai di perairan tropis atau subtropis biru. Mereka dikenal untuk membuat migrasi musiman biasa bergerak menuju khatulistiwa di musim dingin dan jauh lagi di musim panas dengan beberapa migrasi mencakup seluruh Atlantik.


Mangsa marlin biru mencakup gurita, cumi-cumi, dan ikan pelagis seperti tuna sirip hitam dan ikan tongkol. Mereka berburu pada siang hari jarang berkumpul dan lebih memilih untuk berburu sendirian. Marlin biru menggunakan moncong panjang tajam untuk mengiris atau setrum mangsa. Sangat sedikit yang diketahui tentang pemijahan marlins biru kecuali bahwa mereka adalah fertilisasi secara eksternal. Mereka bertelur di Atlantik timur selama musim panas . Telur transparan dan bola dan ukuran 1 mm.


Artikel Terkait : Cara Budidaya Ikan Lele Di Kolam Tanah


Pemanfaatan Telur Ikan Marlin

Telur ikan biasa dimanfaatkan untuk membuat caviar. Kaviar adalah makanan yang terbuat dari telur jenis ikan tertentu umumnya ikan yang digunakan jenis ikan sturgeon. Kemudian telur ikan diproses dan digarami. Makanan ini secara komersial dipasarkan sebagai makanan mewah dan umumnya digunakan sebagai pelengkap makanan lain. Kaviar hitam paling banyak berasal dari telur ikan sturgeon laut Kaspia di Azerbaijan, Iran, Rusia, dan Kazakstan. Jenis kaviar yang paling mahal adalah varian Beluga, Ossetra, dan Sevruga. Akan tetapi saat ini kaviar juga dapat dibuat dari telur sejenis ikan salmon termasuk ikan marlin.


  • Berikut adalah proses pengambilan telur ikan sturgeon untuk dibuat menjadi kaviar:

Pertama belah perut ikan Sturgeon kemudian ambil telurnya. Telur kaviar berwarna gelap, namun akan bertambah mengkilap saat ditambah garam Tahap tiga kantong telur lalu ditaruh diatas semacam saringan Tahap keempat pemisahan telur berdasarkan ukurannya. Telur yang memiliki kelainan dipisahkan dengan pinset. Besar kecilnya ukuran kaviar ditentukan oleh umur ikan dan makanan yang dimakan ikan. Garam lalu ditambahkan ke kaviar.


Membuat kaviar di rumah hampir tidak begitu sulit.Kaviar yang dibuat jika disimpan daalam lemari es mampu bertahan hingga dua minggu, jika Anda disimpan dalam keadaan tertutup rapat (sebaiknya disimpan dalam wadah kaca). Resep berikut akan bekerja dengan telur baik ukuran kecil dan besar – Egged , seperti yang dari herring dan shad , trout , salmon atau Steelhead.


Untuk membuat sekitar 1 liter caviar dibutuhkan:

  1. 1 gulungan penuh Steelhead , roe trout besar atau silver salmon roe , sekitar 1 pon
  2. 1 cangkir garam kosher atau garam pengawetan

  • Cara Membuat Caviar
  1. Campurkan 1 /2 cangkir garam dan 1 liter air dingin sampai garam terlarut semua. Rendam kantung roe selama 5 sampai 10 menit dalam air garam di lemari es.
  2. Bilas dengan air hangat kira-kira 105 ° F sampai 115 ° F atau sesuai dengan suhu air keran dingin. (Beberapa orang takut bahwa air keran panas dapat menambahkan mineral keras untuk makanan mereka). Kemudian siapkan mangkuk kaca dan isi dengan air hangat.
  3. Masukan gelondongan telur – telur ikan ke dalam air hangat bergaram. Pijat lembut hingga terlepas dari gelondong. Kemudian siapkan saringan yang cukup halus untuk mensortir telur. Semprot dengan air dingin dan ditampung dengan melalui saringan. Masukan Telur ke dalam lemari es
  4. Membuat air garam baru dengan yang lain 1/2 cangkir garam dan satu liter air lagi . Dunk telur dalam air garam selama 5 menit, atau sampai mereka mulai jatuh ke bawah. Rasa mereka dan jika mereka cukup asin untuk Anda, tiriskan mereka ke dalam saringan halus – menyatu. Anda dapat larva sampai 30 menit . Lagi dan mereka akan sangat asin.
  5. Tuang ke dalam gelas bersih dan dinginkan. Kaviar dapat bertahan hingga dua minggu dalam lemari es tetapi semakin lama disimpan akan menurunkan kualitasnya.

Artikel Terkait : Cara Budidaya Lobster Air Tawar Di Aquarium Agar Panen Melimpah


Morfologi Ikan Marlin

  • Ikan Pedang Paruh Lebar
  1. Paruh mendatar ke arah samping, dimana semua ikan paruh panjang yang lain mempunyai paruh-paruh bulat dalam potongan melintangnya.
  2. Lunas ekor lebar, tunggal (datar memanjang pada ”tail wrist”). Semua ikan paruh panjang mempunyai lunas-lunas yang berpasangan
  3. Tidak mempunyai sirip perut. Semua ikan paruh panjang lainnya mempunyai sirip perut ”seperti selempang”, yang melipat ke dalam suatu ”slot”.

  • Ikan Layaran (Istiophorus platypterus)
  1. Mempunyai sirip dorsal pertama yang sangat besar dan tinggi, ditandai dengan bagian tertinggi pada bagian tengah sirip.
  2. Sirip dadanya sangat panjang mencapai anus.

  • Ikan Todak (Tetrapturus angustirostris)
  1. Paruhnya sangat pendek, rahang bawah sedikit lebih panjang.
  2. Anus agak jauh didepan dengan sirip anal.

  • Marlin Hitam, Biru dan Loreng

Tiga spesies setuhuk indo-pasifik tidak selalu mudah untuk diidentifikasi. Bagi matanya tidak terlatih, mereka serupa dalam bentuk badan dan ciri-cirinya. Tabel berikut memuat daftar ciri-ciri yang dapat digunakan untuk membedakan antara mereka. Tidak satupun ciri-ciri yang hendaknya digunakan secara terpisah, tetapi agaknya, sebanyak mungkin ciri-ciri hendaknya dicek untuk memastikan suatu identifikasi.


Artikel Terkait : Cara Budidaya Udang Vaname


Demikian penjelasan artikel diatas tentang Blue Marlin Fish : Morfologi, Black, Telur, Swordfish, Makanan  semoga bisa bermanfaat bagi pembaca setia Lahan.Co.Id