Budidaya Ikan Louhan

Diposting pada

Ikan Louhan

Flowerhorn atau lebih dikenal dengan nama Ikan Louhan adalah salah satu ikan Hias yang terkenal di Indonesia dan beberapa Negara lainya. Nama louhan diambil dari kata Hua Louhan yang artinya dewi pelindung. Sehingga Ikan Louhan banyak yang mempercayainya sebagai pelindung bagi siapa saja yang memeliharanya.Ikan louhan Berasal dari bagian barat Negara Malaysia. Ikan Louhan dikenal sebagai Karoi dalam bahasa Indonesia kapal perang. Perkembangan ikan Louhan dimulai pada tahun 1993. Dimana pada tahun itu sudah mulai dipelihara.


Pada tahun 1994, iblis merah Cichlid (genus Amphilophus) yang diimpor dari Amerika Tengah ke Malaysia dan hasil hibrida parrot cichlid yang diimpor dari Taiwan ke Malaysia dan dibesarkan ikan ini secara bersamaan, menandai kelahiran ikan lou han tersebut.

Budidaya-Ikan-Louhan


Ciri utama pada ikan Louhan adalah terdapat Jenong pada dahinya yang bagi masyarakat Taiwan sebagai tanda pembawa keberuntungan dalam geomansi. Tahun 1995 terjadi lagi spesies Louhan terbaru, yang diperoleh dari perkawinan persilangan diadakan lebih lanjut dengan Human Face Red God of Fortune, yang menghasilkan jenis baru yang disebut Five-Colors God of Fortune. Karena warnanya yang indah, ikan ini menjadi cepat popular di seluruh kalangan pecinta ikan hias luahan.


Hingga tahun 1998, terus terjadi penyempurnaan dengan cara melakukan persilangan. Salah satu persilangan yang diperoleh yakni ikan Louhan jenis hibrida flowerhorn Hua Luo Han yang merupakan hasil persilangan dari Seven-Colors Blue Fiery Mouth (Greenish Gold Tiger) yang berasal dari Amerika tengah dengan Ikan Louhan Jin Gang Blood Parrot dari Taiwan.Ikan Louhan jenis hibrida flowerhorn Hua Luo Han ini merupakan generasi pertama yang kemudian diikuti oleh ikan Louhan Jenis Flowerhorn.  Antara tahun 1998 hingga tahun 1999 terjadi proses impor Ikan louhan jenis flowerhorn dan Golden Base ke Amerika Serikat.


Dengan adanya impor flowerhorn dan Golden Base itu muncul lagi dua ikan louhan spesies baru dengan ciri mutiara (bintik-bintik perak putih pada kulit) dan yang tidak. Golden Base juga memiliki dua varietas, mereka yang pudar dan yang tidak. Di antara segala jenis flowerhorn, yang tanpa mutiara dengan cepat disusul popularitasnya oleh mereka yang mempunyai mutiara, menjadi skala flowerhorns mutiara, atau Zhen Zhu. Dengan Golden Base, yang dikembangkan kulit menjadi keemasan yang menarik ditempatkan pada flowerhorn kulit abu-abu itu.


Dipasaran Amerika Serikat pada tahun 1999 terdapat empat spesies flowerhorn. Dari keempat spesies tersebut yakni flowerhorn biasa, flowerhorn skala mutiara, flowerhorn emas, dan fader. Akibat dari penjualan secara tidak tepat tersebut, banyak peternak komersial yang melakukan pengkembang biak untuk mencari penampilan ikan Louhan tanpa memperhatikan terminologi. Akibatnya, nama menjadi sesuatu yang membingungkan dan jenis keturunan menjadi sulit dilacak.


Pada Tahun 2000 hingga tahun 2001, Ikan Louhan terbaru jenis Kamfa Muncul. Ikan ini merupakan hasil hibrida dari setiap jenis flowerhorn yang disilangkan dengan spesies dari genus Vieja atau dengan Parrot Cichlid jenis apapun. Ini membawa beberapa sifat baru, seperti mulut pendek, ekor terbungkus, mata cekung, dan gundukan yang semakin besar di bagian kepala.


Perkembangan Ikan louhan ini terus berlanjut hingga tahun-ketahun. Bebagai jenis Spesies baru pun ikut muncul. Tercatat terdapat ada enam jenis ikan louhun saat ini yang paling popular diantaranya yakni Chinwa, Fly Marking, Cencu, Free Head dan Classic.

Ketertarikan orang terhadap ikan Louhan karena pada warna sisik dan dahi atau jenongnya yang menonjol (nongnong). Bahkan terakadang pada sisik louhan terdapat tanda atau marking yang berbentuk motif atau huruf mandarin, latin, atau angka.


Habitat Ikan Louhan

Ikan louhan adalah ikan hasil persilangan yang dilakukan manusia jadi ikan ini tidak ditemukan di alam liar walaupun begitu ikan ini memiliki habitat yang kurang lebih mirip dengan induknya yaitu ikan chicilid  dan parrot chicilid


  • Suhu :32-35 derajat celcius
  • Kadar Keasaman : Air yang berkualitas baik yaitu sedikit asam sampai netral atau                   yang ber pH sekitar 6,5-7, derajat
  • Tingkat kesadahan : 7-10° dH atau setara dengan kandungan 100-125 ppm
  • Oksigen : terlarutnya tinggi, lebih dari 5 ml/ 1 air.
  • Amonia : 0 ppm

Pakan Ikan Louhan

Ikan louhan memiliki banyak macam pakan namun ikan louhan lebih banyak diberikan pakan buatan guna memperindah dan memperbesar dahi atau jendolan di kepala ikan tersebut,berikut beberapa contoh pakan ikan louhan jangrik,udang,cacing tanah,dan beberapa pakan buatan yg terkenal biasanya merk Hokky dan Akari


Jenis Ikan Louhan

  1. Ikan Louhan Cencu / Zenzhu

Louhan Cencu biasanya populer dengan nama ikan louhan mutiara. Saat ini louhan cencu sudah terdiri dari dua jenis lagi, yaitu jenis klasik dan modern. Untuk cencu klasik, terlihat dari warnanya yang cencerun terang daripada modern. Dan mutiaranya tidak begitu banyak. Bentuk tubuhnya elips dan jenong kepalanya tidak begitu besar. Jenis klasik memiliki kelebihan pada ukuran tubuhnya yang lebih besar daripada cencu modern.


Namun semua itu kembali lagi adalah pemasangan genetik yang dirancang oleh peternak louhan, Untuk louhan cencu modern, mutiara terlihat lebih banyak, bahkan hingga kepala dan pipi nya, sehingga lebih indah dilihat. Jenongnya juga sudah muncul saat masih kecil, namun baru sebatas waterhead.


  1. Ikan Louhan Kamfa / Flower Horn

Louhan kamfa populer juga disebut golden flower. Banyak sekali penghobi ikan hias memelihara kamfa karena telah menjadi tren hingga saat ini. Kamfa mudah dikenali dari siripnya lebih lebar dan lebih kaku dari louhan lainnya. Saat masih kecil sirip atasnya sudah terlihat lebih lebar dari anakan louhan lainnya. Berbeda pula dari segi marking juga berbeda, jika cencu memiliki marking yang besar di badan dan di kepala, maka louhan kamfa tidak memiliki marking. Jika ada marking di kepala besar kemungkinannya louhan itu adalah hasil persilangan dengan jenis lain.


  1. Ikan Louhan Golden Red

Nama louhan golden red didapat dari perpaduan warna antara warna merah dan warna kuning pada ikan louhan ini. Ikan ini merupakan ikan dari Thailand. Saat warna di tubuh dan siripnya belum pecah atau mutasi, ikan louhan golden red terlihat mirip sekali dengan louhan cencu. Baik itu dilihat dari marking dan bentuknya. Louhan golden red sangat indah dipandang. Proses mutasi warna nya pun ada beberapa tahap sehingga hasil akhirnya akan timbul warna kuning dan merah.


  1. Ikan Louhan Super Red Texas (SRT)

Louhan SRT juga merupakan louhan yang berasal dari negara Thailand. Mulai dikembangbiakkan dari jenis texas chiclid murni dari Amerika yang berwarna abu – abu dengan louhan golden red atau louhan red lain. Maka dihasilkanlah ikan louhan SRT yang berkualitas.


  1. Ikan Louhan Rainbow King

Mulai dikembangkan di negara Singapura dan menjadi raja di beberapa kontes louhan internasional. Membuat louhan RBK ini menjadi tren disamping louhan kamfa. Louhan rainbow king sangat memukai dari segi warna, karena mengandung warna merah, kuning dan bahkan ada juga yang mempunyai warna biru. Marking horisontalnya sudah muncul walaupun masih anakan.


  1. Ikan Louhan Super Red Synspillum (SRS)

Thailand membuat trend baru di dunia ikan hias louhan. Munculnya jenis ikan louhan baru yang dinamakan SRS membuatnya dijuluki sebagai kamfa dari thailand. Warna nya yang khas oranye bercampur merah bata membuat louhan ini sangat eksotis.


Identitas utama louhan SRS sebenarnya terletak pada mata nya yang harus putih atau kuning. Jenongnya waterhead dan tidak ada marking di kepalanya. Anakan SRS biasanya disebut rainbow king oleh para pedagang yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu bedakan dengan teliti.


  1. Ikan Louhan Louhan Storm

Belum banyak informasi yang beredar dari jenis louhan asal thailand ini. Jika dilihat dari marking horisontal dan mutiaranya besar kemungkinan ada darah texas chiclid yang membentuk louhan storm ini.


Budidaya Ikan Louhan

  • Siapkan Akuarium Yang Sesuai
  1. Volume akuarium tergantung ukuran, ikan lou han kecil 5-7,5 cm bisa menggunakan akuarium 20×30 cm², sebesar akuarium ikan cupang.
  2. Ikan besar, 10-15 cm memerlukan akuarium lebih besar,40×60 cm².
  3. Lou Han berukuran di atas 25 cm gunakan akuarium 60×120 cm².
  4. Agar Lou Han berukuran 40 cm dpt bergerak bebas, akuariumnya 80×166-180 cm².

  • Memilih Lou Han
  1. Pilihlah Lou Han berukuran 10 cm, saat itu tanda kcantikan mulai tampak.
  2. Pada ukuran ini, corak hitam, gemerlap bakal bintik mutiara, dan warna sudah mulai tampak. Itulah tanda pertama yang harus diperiksa.
  3. Grade A (harga maks. 750rb per ekor) Sepanjang gurat sisi dari pangkal ekor sampai tutup insang dipenuhi corak hitam. Biasanya ada lebih dari 6 corak.
  4. Grade B (harga ±150rb per ekor) Ada 3 corak hitam.
  5. Grade C (harga ±30rb per ekor) Corak hitam kuran dari 3 dan badan cenderung panjang.

  • Tanda Keindahan
  1. pertama, badan ikan tidak pucat
  2. kedua, pilihlah ikan yang mengkilap bila terkena cahaya
  3. ketiga, hindari ikan bersemburat kuning karena itu kelainan genetik

  • Mengisi Air
  1. Kualitas air yang dibutuhkan Lou Han umumnya bersifat rendah kesadahan atau soft. Kesadahan tinggi dapat diatasi dengan cara tradisional, caranya, rendam 3 lembar daun ketapang kering dlm 1 liter air, setelah 2-3 hari, masukkan air rendaman tersebut ke dalam akuarium.
  2. LouHan hidup baik pada suhu cuku hangat, 28-30 derajat Celcius. Air dingin dapat menyebabkan nafsu makan ikan kurang & pertumbuhannya lambat.
  3. Persiapan Pemijahan Ikan Lou Han
  4. Adapun peralatan yang perlu Andapersiapkan untuk proses pemijahan antara lain: bak penampungan air, aerator, filter, alat penampung air, lampu UV, dan ornamen seperti bebatuan alami.

  • Proses Perjodohan Ikan Lou Han
  1. ikan louhan betina yang berukuran kurang lebih 10 cm dan seekor benih ikan louhan jantan yang berukuran lebih besar.
  2. Sebelum pemijahan, letakan sekat yang memisahkan kedua benih ikan louhan tersebut agar keduanya terbiasa dan saling mengenal.
  3. Jika benih ikan louhan betina sudah menunjukan tanda akan bertelur (gelisah) , lepaskan sekat pemisah akuarium/ kolam.
  4. Amati tingkah laku kedua benih ikan louhan tersebut selama beberapa hari. Tetap biarkan keduanya bersama-sama jika keduanya menjaga telur-telur sang indukan. Sebaliknya jika keduanya berkelahi sebaiknya segera pisahkan dan gantikan pasangan indukan agar proses pemijahan tetap berlangsung.
  5. Persiapan tempat telur, bagian dasar akuarium disediakan wadah tempat bertelur seperti ceramic incubator atau piring media bisa untuk perangsang
  6. Juga bisa juga tidak perlu disediakan wadah tempat bertelur seperti ceramic incubator atau piring media untuk melekatkan telur karena lou han betina tetap mau bertelur pada media datar seperti dasar akuarium.

  • Perawatan Larva Lou Han
  1. Setelah bertelur pisahkan indukan jantan, dan biarkan indukan betina.
  2. Telur akan menetas 48-50 jam setelah dipisahkan dari induknya.
  3. Benih yang telah menetas akan berkumpul di dasar akuarium sekitar telur. Untuk mencegah benih tersedot ke dalamnya, sebaiknya filter dimatikan. Selama 2-3 hari burayak tidak perlu diberi pakan karena masih mempunyai cadangan makanan di dalam kantung telur (yolk sack).
  4. Pada hari ke-4 setelah menetas, Benih sudah bisa diberi pakan berupa kutu air putih, Rotifera (Branchionus plicatilis) atau kutu air merah (Moina sp) yang telah disaring.
  5. Jika Benih sudah diberi pakan, filter penyaring bisa dihidupkan kembali untuk menjaga kebersihan air, tetapi pralon penyedotnya di pasang sampai ke dasar dan harus di tutup dengan kain basa agar Benih tidak tersedot.

  • Penyortiran Ikan Lou Han
  1. Setelah benih berumur 20 hari dilakukan peyortiran ukuran ikan.
  2. Umur 2 bulan ia akan mulai di sortir berdasarkan grade-nya.
  3. Grade A bila corak hitam ikan dari pangkal ekor sampai ke operkulum atau lebih dengan badan pendek,
  4. Grade B apabila corak smpai setengah badan, sedangkan
  5. Grade C apabila corak hanya di pangkal ekor. Corak setengah badan juga bias masuk kategori C jika berbadan panjang.
  6. Kegiatan peyortiran dilakukan setiap 2 minggu. Setelah lebih dari 20 hari benih diberi pakan berupa kutu air (Daphnia, Moina), nauplii Artemia, dan cacing rambut sebanyak 3 kali sehari. Setelah 2 bulan benih mencapai ukuran 1 inchi atau sekitar 2,5 cm maka benih siap jual.

Penyakit Dan Hama Pada Ikan Louhan

  • Luka Pada Tubuh Ikan – Borok ( Ulcer )
  1. Penyakit ini biasanya disebabkan oleh perilaku ikan hias itu sendiri biasanya akibat stress, misalkan merusaha untuk melompat, atau menabrak ornament kolam / akuarium sehingga menyebabkan luka.
  2. Bisa juga akibat lain misalkan gatal akibat kutu sehingga ikan menggesek – gesekkan badan yang bisa menyebabkan luka.
  3. Ada kalanya luka yang sampai mengeluarkan nanah ( lendir berwarna putih susu kekuningan ) atau berlendir lainnya disebabkan oleh infeksi yang sistemik yang biasanya juga akan dibarengi dengan berbagai dampak penyakit lainnya.

  • Pencegahan :
  1. Hindari penggunaan ornament kolam yang permukaannya kasar/tajam
  2. Untuk ikan baru sebaiknya disesuaikan dulu kondisi suhu dengan tempat baru dengan cara merendam dalam kantong plastic ke dalam lingkungan baru.
  3. Pengobatan :
  4. Perendaman ikan hias dengan menggunakan Gensud, selama 45-60 menit dalam wadah tersendiri ( sesuai petunjuk kemasan ), lakukan setiap hari selama 1- 2 hari atau menurut kebutuhan teruma pada ikan yang lukanya sampai mengeluarkan nanah minimal sampai nanah tidak terlihat.
  5. Pemberiaan Gensud safe pada wadah karantina sangat dianjurkan, setelah proses pengobatan gunakan Gensud Biotika untuk memulihkan system pencernaan.
  6. Untuk kasus luka ringan yg belum sampai mengeluarkan nanah pengobatan cukup dengan menggunakan Gensud blue magic

Catatan:

  1. Selama proses pengobatan jangan memakai media filter kimia, misalkan carbon, ceramic ring, batu zeloid, dll.
  2. Penggunaan filter biologi tidak bermasalah pada pengobatan namun dapat merusak sisitem filtrasi biologi.
  3. Sisik mengembung – dropsi

  • Penyakit ini disebabkan bakteri, biasanya penyakit ini timbul karena lingkungan hidup yang kurang baik, dan lingkungan tercemar sisa makanan atau sisa metabolisme.
  • Pencegahan :
  1. Hindari ikan dari ikan lain yang terinfeksi, penggunaan filtrasi yang baik, atau perawatan rutin perangkat filter dan lingkungan hidup secara berkala sesuai kemampuan kapasitas alat filtrasi.
  2. Tanda – tanda penyakit ini :
  3. sisik terangkat keatas dan akhirnya terkekupas
  4. sisik yg terinfeksi biasanya tampak seperti duri yang berbentuk seperti pyramid
  5. biasanya menyerang sisik kemudian menyebar ke seluruh tubuh.

  • Pengobatan :
  1. Dapat menggunakan GESUND blue magic dengan dosis 1 gr untuk 400 liter air untuk ikan yang sudah terjangkit parah dengan dosis 1 gr untuk 200 liter air, selama 1-2 hari atau sampai tanda – tanda fisik terlihat sudah sembuh.
  2. Penambahan GESUND safe sangat dianjurkan terutama pada ikan yg sudah terjangkit parah
  3. Setelah proses pengobatan selesai tambahkan GESUND biotika

Catatan :

  1. Selama proses pengobatan jangan memakai media filter kimia, misalkan carbon, ceramic ring, batu zeloid, dll.
  2. Penggunaan filter biologi tidak bermasalah pada pengobatan namun dapat merusak sisitem filtrasi biologi.
  3. Penyakit Lumpur
  • Penyakit ini biasanya menyerang ikan akibat dari system filtrasi yang tidak mumpuni atau pergantian air yang terlambat. Biasanya timbul akibat pemberian pakan yang berlebihan terutama makanan yang mengandung protein tinggi, akibat kulit ikan iritasi serta timbulnya bakteri yang menginfeksi pembuluh darah.

  • Pencegahan :
  1. Penggunaan system filtasi yang baik dan hindari pemberiaan pakan berlebihan.
  2. Tanda – tanda penyakit ;
  3. Badan ikan seperti terlumuri lumpur berwarna putih kekuningan hingga kecoklatan /keunguan .
  4. Pengobatan :
  5. Penggunaan GESUND blue magic untuk kasus ringan atau penggunaan GESUND BL 250 diperlukan bila kasus sudah parah.

Catatan :

  1. Selama proses pengobatan jangan memakai media filter kimia, misalkan carbon, ceramic ring, batu zeloid, dll.
  2. Penggunaan filter biologi tidak bermasalah pada pengobatan namun dapat merusak sisitem filtrasi biologi.
  3. Busuk Insang, Sirip, Ekor, Badan Ikan – Gill Rot, Fin Rot, Tail Rot, Body Rot )

  • Penyakit ini menyerang pada insang ikan hias

Pencegahan :

  • dengan menciptakan kondisi air yang baik, hindari ikan dari ikan yang sudah terjangkit.
  • Tanda – tanda :
  • Ikan berkurang nafsu makannya dan tampak menyendiri serta malas untuk menggerakkan insangnya.
  • Untuk memastikan ikan dapat diangkat serta dilihat insangnya, insang yang terjangkit biasanya berwarna putih hingga biru kehijauan.
  • Pengobatan :
  • Penggunaan GESUND blue Magic sesuai dosis, pengunaan GESUND biotika setelah proses pengobatan selesai.

Catatan :

  1. Selama proses pengobatan jangan memakai media filter kimia, misalkan carbon, ceramic ring, batu zeloid, dll.
  2. Penggunaan filter biologi tidak bermasalah pada pengobatan namun dapat merusak sisitem filtrasi biologi.

  • Bercak Putih – White Spot – Ich
  1. Penyakit disebabkan oleh parasit ichtyophtirius
  2. Pencegahan :
  3. Hindari ikan dari ikan lain yang terjangkit
  4. Tanda – tanda :
  5. Muncul bercak – bercak putih pada tubuh ikan.
  6. Pengobatan :
  7. GESUND magic sesuai dosis, pemberian GESUND biotika setelah pengobatan selesai untuk memulihkan system pencernaan.

Catatan :

  1. Selama proses pengobatan jangan memakai media filter kimia, misalkan carbon, ceramic ring, batu zeloid, dll.
  2. Penggunaan filter biologi tidak bermasalah pada pengobatan namun dapat merusak sisitem filtrasi biologi.
  3. Atau dapat juga menggunakan Gensud magical biotica

  • Blue Busuk Mulut
  1. Penyakit ini biasanya di timbulkan oleh bakteri fexibakter columnaris.
  • Pencegahan :
  1. Hindari ikan dari ikan lain yang terjangkit
  2. Tanda – tanda ;
  3. Mulut ikan tambak putih seperti di tumbuhi jamur
  • Pengobatan :
  1. GESUND blue magic sesuai dosis, pemberian GESUND biotika setelah pengobatan selesai untuk memulihkan system pencernaan.

Catatan :

  1. Selama proses pengobatan jangan memakai media filter kimia, misalkan carbon, ceramic ring, batu zeloid, dll.
  2. Penggunaan filter biologi tidak bermasalah pada pengobatan namun dapat merusak sisitem filtrasi biologi.
  3. Atau dapat juga menggunakan GESUND magic parasite sesuai dosis anjuran
  4. Penyakit Kapas – Catton Wool
  5. Penyakit ini di timbulkan oleh jamur saprolegnia

  • Pencegahan ;

Hindari ikan dari ikan lain yang terjangkit

  • Tanda – tanda :
  1. munculnya serabut putih yang menempel pada tubuh ikan yang sangat menyerupai kapas.
  2. Pengobatan :
  3. GESUND blue magic sesuai dosis, pemberian GESUND biotika setelah pengobatan selesai untuk memulihkan system pencernaan.

  • Catatan :
  1. Selama proses pengobatan jangan memakai media filter kimia, misalkan carbon, ceramic ring, batu zeloid, dll.
  2. Penggunaan filter biologi tidak bermasalah pada pengobatan namun dapat merusak sisitem filtrasi biologi.
  3. Atau dapat juga menggunakan GESUND magic parasite

  • Penyakit White Spot Pada Ikan Louhan

White spot atau bintik adalah timbulnya bintik putih pada sisik louhan. White spot disebabkan oleh adanya jamur. Jamur ini muncul karena buruknya kualitas air yang digunakan. White spot merupakan penyakit yang sulit disembuhkan. Oleh karena itu, sebelum louhan terkena white spot, sebaiknya kualitas air yang digunakan selalu dijaga. Pemberian garam ikan ke dalam akuarium juga membantu mencagah munculnya white spot.


  • Penyakit Mulut Bisulan Pada Ikan Louhan

Louhan yang terkena mulut bisulan ditandai dengan bengkak merah pada mulutnya. Mulut bisulan dapat terjadi karena serangan Crustaceae (sejenis udang), luka infeksi akibat perkelahian, bakteri atau jamur, dan pakan yang tidak cocok. Mulut bisulan dapat disembuhkan dengan cara mengisolasi louhan dalam akuarium khusus. Mulut louhan yang bisulan diberi antibiotik. Selama dalam perawatan, puasakan louhan selama 2-3 hari. Setelah itu berikan pakan yang bergizi.


  • Cacat atau Luka Pada Ikan Louhan

Cacat atau luka pada louhan dapat terjadi karena berkelahi dengan ikan lain atau karena kualitas air yang jelek. Penyakit ini dapat disembukan dengan mengisolasi louhan dalam akuarium khusus dan mengobati luka dengan menggunakan antibiotik. Selama dalam perawatan, louhan diberi pakan yang bergizi agar cepat sembuh.


  • Stres Pada Ikan Louhan

Jika warna tubuh louhan tiba-tiba memudar, timbul belang hitam, jenong kempes, dan tingkah lakunya pasif, kemungkinan besar louhan tersebut mengalami stres. Louhan dapat mengalami stres karena berbagai hal. Misalnya penempatan akuarium yang salah, pakan yang buruk, takut terhadap musuh, atau sorot lampu dan warna baju.


Untuk mengatasi stres pada louhan dapat dilakukan beberapa hal. Agar lou han tidak stres, akuarium diletkakan 80 cm di atas lantai, louhan diberi pakan yang sesuai, dipisahkan dari ikan lain, dan dibiasakan menghadapi berbagai macam keadaan agar tidak mudah kaget.


Demikian penjelasan artikel diatas tentang Budidaya Ikan Louhan semoga bisa bermanfaat bagi pembaca setia Lahan.Co.Id