Cara Berkebun Buah Naga

Diposting pada

Cara Berkebun Buah Naga – Cara budidaya buah naga sebenarnya tidak sesulit yang diharapkan. Jadi tidak mengherankan bahwa banyak orang ingin menanam buah naga baik itu hanya sebagai hobi atau untuk bisnis.

Sebenarnya cara menanam buah naga cukup mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja. Baik untuk ditanam di lahan terbuka maupun pada pot untuk lahan terbatas. Namun, sebagian orang tidak merawat dengan baik buah naga ini sehingga tidak mendapat hasil panen yang diinginkan.

Dalam budidaya buah naga di indonesia, terdapat 2 jenis buah naga yang biasa ditanam yaitu buah naga dengan daging berwarna putih dan daging berwarna merah.

Cara Berkebun Buah Naga

cara berkebun buah naga
cara berkebun buah naga

Persiapan Bibit Buah Naga

Untuk menghasilkan bibit buah naga, Anda dapat memilih metode generatif yang terdiri dari biji dan metode vegetatif menggunakan stek. Jika Anda ingin hasil buah naga yang sesuai dengan sifat induknya, anda harus memilih metode vegetatif. Selain itu, metode ini menyebabkan tanaman menghasilkan buah lebih cepat.

Cara menanam buah naga dengan metode generatif jarang dilakukan karena sifat tanaman tumbuh berbeda dari induknya. Selain itu, tingkat keberhasilan rendah dan waktu panen lebih lama.

Anda harus memilih bibit yang berkualitas baik agar buah yang dihasilkan sempurna. Jika indukan buah naga berkualitas maka bibit yang akan dihasilkan juga berkualitas.

Jika Anda kesulitan menemukan bibit dan menanam buah naga untuk pertama kalinya, sebaiknya anda membeli bibit di toko pertanian. Kriteria berikut adalah bibit buah naga yang baik:

  1. Setidaknya memiliki 4 tunas.
  2. Bibit sudah berusia minimal 60 hari atau lebih.
  3. Bibit sudah mempunyai tinggi setengah meter, namun yang terbaik adalah 70 cm.
  4. bibit memiliki batang berwarna hijau dan sehat.
  5. Indukan minimal sudah 3 kali berbuah.

Persiapan Lahan Tanam

Pemilihan Lahan Tanam

Tanaman buah naga bisa menyimpan cadangan air didalam batangnya. Karena itu, sebaiknya memilih lahan terbuka dan terkena sinar matahari langsung. Selain itu, lahan harus bersih dari gulma dan tanaman lainnya

Budidaya buah naga baik ditanam dengan ketinggian 0 sampai 350 mdpl serta memiliki curah hujan 750 mm/tahun. Kondisi lahan yang lembab dan kurang sinar matahari tidak baik untuk pertumbuhan buah naga karena bisa membuat batang tanaman membusuk.

Membuat Tiang Panjatan

Batang tanaman buah naga tidak kuat, meskipun tanaman ini tumbuh besar. Hal ini dikarenakan tanaman buah naga akan menyimpan cadangan air dibagian batangnya.

Karena itu para petani harus membuat tiang panjatan dengan tinggi sekitar 1,5 meter dan diberi tambahan palang dan ban bekas.

Tanaman buah naga dapat hidup puluhan hingga 20 tahun, sehingga Anda bisa membuat tiang panjat dari kayu dan beton. Jika Anda membuat tiang panjat dari kayu maka harus rajin menggantinya karena mudah rapuh.

Pengolahan Lahan Tanam

Lahan yang baik untuk buah naga adalah dengan membuat bedengan serta mencampurkan tanah dengan pasir, kompos atau pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1 : 1.

Kemudian buatlah lubang tanam sekitar 22cm di sekitar tiang penyangga. Tutup lubang dan lakukan penyiraman sampai tanahnya lembab dan biarkan sampai kering. Setelah tiga hari, tambahkan pupuk TSP satu sendok teh setelah itu diamkan lagi selama satu hari.

Cara Penanaman Buah Naga

Berikut adalah cara penanaman buah naga yang baik yaitu :

  1. Tiang panjat dapat menampung empat bibit buah naga, keempatnya ditanam di sekitar tiang panjang dengan jarak 12 cm.
  2. Media tanam berupa campuran tanah, pasir dan kompos dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Campuran tersebut dimasukkan kedalam lubang tanam.
  3. Lepaskan bibit buah naga dari polybag, buang kantong plastik polybag kemudian masukkan bibit kedalam lubang tanam bersama tanah.
  4. Kemudian isi kembali lubang tanam dengan tanah dan padatkan dengan pelan.
  5. Kemudian lakukan pengikatan bibit pada tiang panjat, pengikatan tersebut sampai tanaman setinggi 25 hingga 35 cm.
  6. Tunas apabila dari cabang buah naga tumbuh sebelum mencapai puncak tiang panjat. Cabang harus dipotong dan hanya satu cabang yang tersisa.

Perawatan dan Pemeliharaan

Pemeliharaan sangat penting ketika menanam tanaman buah naga. Penanaman yang baik tidak akan mendapat hasil yang maksimal tanpa pemeliharaan yang maksimal. Berikut perawatan yang harus dilakukan dalam menanam buah naga.

Penyiraman

Lakukan penyiraman pada tanaman buah naga dengan rutin pada pagi dan sore hari terutama di awal musim kemarau dan diawal masa tanam. Tetapi sebaiknya penyiraman dilakukan secukupnya saja dan tidak membuat lahan tanam menjadi tergenang.

Pemupukan

Untuk menambah nutrisi didalam tanah maka sebaik nya berikan pupuk. Pemberian pupuk bisa berupa pupuk organik seperti kompos dan pupuk kandang dan pupuk anorganik seperti urea, TSP dan KCl.

Pemangkasan

Lakukan pemangkasan terhadap tanaman buah naga dengan menyisakan satu buah cabang agar pertumbuhan tanaman menjadi maksimal. Lakukan pemangkasan juga terhadap batang tanaman layu dan terkena penyakit.

Proses Panen

Tahap panen merupakan proses yang ditunggu-tunggu para petani karena akan mendapat panen dari hasil tanamannya. Secara umum buah naga sudah bisa dipanen ketika tanaman sudah berumur 10 bulan untuk buah naga berdaging putih sedangkan buah naga berdaging merah lebih cepat panen yaitu sekitar 8 bulan setelah tanam.

Ciri-ciri buah naga siap panen yaitu :

  1. Karakteristik buah naga yang siap panen adalah kulit buah sudah berwarna merah terang.
  2. Buah naga yang dipanen biasanya berbobot dari 400 hingga 700 gram
  3. Interval antara bunga yang matang dan buah naga adalah 30 hari
  4. Buah naga dapat bertahan hingga 22 hari di tempat terbuka
  5. Jika Anda menaruhnya di kulkas, buah naga bisa bertahan hingga sebulan.

Demikianlah pembahasan tentang cara berkebun buah naga semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya

Posting terkait: