Cara Berkebun Durian

Cara Berkebun Durian – Durian adalah buah yang mendapatkan julukan raja buah di asia tenggara. Harga buah durian di indonesia relatif tinggi. Karena itu, banyak orang sekarang ingin menanam dan bahkan membuat persilangan varietas durian baru. Jika Anda tertarik, Anda bisa belajar cara berkebun durian mulai dari memilih benih hingga panen.

Jika Anda tertarik menjadi petani durian, tidak boleh setengah-setengah didalam mengerjakannya. Anda benar-benar harus tahu cara memilih benih durian yang baik, cara menanam dan merawatnya sampai panen tiba. Buah durian membutuhkan perawatan rutin dan waktu tanam yang cukup lama, tetapi Anda bisa mendapat untung besar jika berhasil menanamnya.

Cara Berkebun Durian

cara berkebun durian
cara berkebun durian

Pemilihan Lokasi Penanaman Durian

Untuk mendapatkan panen yang berlimpah dalam budidaya durian ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pemilihan untuk lokasi budidaya yaitu sebagai berikut :

  1. Lahan untuk penanaman durian harus lahan terbuka dengan intensitas cahaya matahari 50 -60 %.
  2. Suhu terbaik dalam menanam durian adalah 25 -32 derajat celcius
  3. Ketinggian untuk pertumbuhan maksimum adalah 100 – 1200 meter diatas permukaan laut.
  4. Tanah yang baik untuk pertumbuhan durian adalah tanah grumosol dan andasol.
  5. Memiliki keasaman tanah dengan pH 7-8.
  6. Lahan untuk berkebun durian harus luas karena bibit harus ditanam dengan jarak minimal 20 meter persegi.

Persiapan Lahan Tanam

Untuk berkebun durian sendiri lahan harus diolah terlebih dahulu sehingga menjadi ideal bagi tanaman durian.Caranya adalah sebagai berikut :

  1. Lahan sebaiknya berupa tanah lereng yang tidak curam atau tanah tegalan.
  2. Kemudian bersihkan lahan dari gulma, tanaman liar dan batu batuan yang ada disekitar lahan.
  3. Gemburkan lahan dengan cara di cangkul atau dibajak.
  4. Selanjutnya buatlah lubang untuk penanaman durian dengan kedalaman 25 cm dan jarak 2 meter.
  5. Kemudian masukkan pupuk kandang atau kompos kedalam lubang tanam untuk menyuburkannya.
  6. Pastikan lahan terkena sinar matahari langsung.
  7. Kemudian tinggalkan lahan tersebut selama 2 minggu.
  8. Setelah 2 minggu lahan sudah bisa dilakukan penanaman bibit.

Persiapan Bibit Durian

Pemilihan bibit merupakan salah satu hal yang menentukan dalam keberhasilan berkebun durian. Anda harus memilih bibit durian yang berkualitas untuk mencapai target panen yang diinginkan. Berikut ciri-ciri bibit durian berkualitas :

  1. Pilihlah bibit durian yang terlihat sehat, segar dan tidak terserang hama dan penyakit.
  2. Bibit mempunyai banyak daun atau rindang.
  3. Pilih bibit dengan batang kuat dan memiliki 2 hingga 4 calon batang.
  4. Pilih bibit dengan ketinggian 16 cm.

Jika tidak ingin repot sebaiknya bibit dibeli di toko penjualan bibit. Bibit durian biasanya dikemas dalam polybag sehingga harus berhati-hati dalam mengangkatnya.

Proses Penanaman Durian

Setelah proses pengolahan lahan dan persiapan bibit selesai, maka segera lakukan penanaman. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

  1. Bawa bibit didekat lahan tanam.
  2. Buka plastik polybag dengan hati-hati. Jangan sampai merusak akar dan menghancurkan tanah.
  3. Masukkan bibit beserta tanahnya ke dalam lubang tanam.
  4. Kemudian timbun kembali dengan tanah.
  5. Lakukan penyiraman secukupnya hingga tanah menjadi lembab.

Perawatan dan Pemeliharaan

Penyiraman

Lakukan penyiraman dengan rutin pada pagi dan sore hari terutama pada awal musim tanam dan musim kemarau. Penyiraman secukupnya saja yang membuat tanah menjadi lembab.

Pemupukan Susulan

Berikan tambahan nutrisi didalam tanah dengan cara diberi pupuk. Pemberian pupuk bisa menggunakan pupuk organik seperti kompos dan pupuk kandang. Sedangkan pupuk anorganik bisa diberikan berupa pupuk NPK dengan dosis disesuaikan pada label kemasan.

Penyiangan

Lakukan penyiangan terhadap gulma dan tanaman liar disekitar tanaman durian agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman durian. Gulma dan tanaman liar yang tidak dibersihkan bisa merebut nutrisi didalam tanah.

Penanganan Hama dan Penyakit

Jika tanaman terserang hama dan penyakit maka segera lakukan penanganan, misalnya seperti hama ulat yang bisa diambil dengan cara manual. Namun jika serangannya sudah tidak terkendali maka bisa disemrotkan pestisida guna membasmi hama tersebut.

Proses Panen Durian

Dengan melakukan proses budidaya durian dengan benar maka dapat dipastikan hasil panen akan memuaskan. Umumnya durian baru bisa dipanen ketika berumur 4 hingga 5 tahun sejak proses awal penanaman.

Lama panen durian ini bervariasi tergantung jenis dan cara perawatan tanaman durian. Ciri-ciri buah durian yang sudah siap panen yaitu :

  1. Buah durian matang memiliki aroma yang khas dan menyengat.
  2. Duri pada buah durian sudah berwarna kecoklatan.
  3. Buah durian sudah mempunyai ruas tangkai besar.
  4. Durian akan menggema jika dipukul.

Demikianlah pembahasan tentang cara berkebun durian semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya